Rabu, 05 Oktober 2011

Peluncuran iPhone 4S

iPhone 5 yang ditunggu-tunggu akhirnya “diumumkan” oleh Apple dan bukan iPhone 5 tapi menjadi iPhone 4S yang membawa fitur-fitur dahsyat seperti prosesor dual core A5, kamera 8-m. dukungan jaringan CDMA maupun GSM sekaligus dengan voice control Siri di mana dengan fitur voice control Siri kita dapat melakukan berbagai macam hal dengan suara saja seperti mengirim pesan, menambah jadwal, melakukan pemanggilan, pembuatan reminder, mencek cuaca, dll. iPhone 4S ini memiliki layar Retina Display 3.5  inci dengan resolusi tinggi yaitu 640x960px. iPhone 4s sepertinya juga mengandalkan fitur kameranya yang canggih dengan lima elemen lensa, 30% lebih tajam dengan f/2.4 aperture serta backside illumination. iPhone 4S ini akan tersedia dalam kapasitas 16GB, 32Gb dan 64 GB. Selain spesifikasi lebih canggih dan iOS 5 baru, iPhone 4S juga menghadirkan daya tahan baterai lebih lama serta layanan iCloud terintegrasi.

Nokia W7 yang berbasiskan Windows Phone 7

Para penggemar Nokia nampaknya tengah tidak sabar menunggu kemunculan produk terbaru Nokia yang berbasiskan Windows Phone 7. Untuk itu salah seorang yang turut bergabung dalam forum Devianart bernama Larmth4 memunculkan versi Nokia impiannya. Dalam imajinasinya, Nokia akan menggunakan layar AMOLED 4.2 inci yang memiliki resolusi HD sebagai tampilan. Selain itu, dia berharap terdapat RAM 768MB dan prosesor 1GHz untuk mendukung performa yang lebih baik. Nokia impian yang disebutnya sebagai Nokia W7 tersebut juga memiliki kamera 12 MP di bagian belakang. Tak hanya itu, terdapat 16 GB internal memory dan ROM 576 MB. Mungkin ponsel ini memang masih sebatas impian. Namun tak mustahil jika Nokia akan mewujudkan ponsel impian ini.

Senin, 03 Oktober 2011

Google Bangun Data Center Di HongKong, Habiskan 100 Juta USD

Google baru saja membeli tahan seluas 2.7 hektare di Hong Kong. Mereka bertujuan untuk membangun sebuah data center di tempat yang terletak di Kowloon tersebut. Juru bicara Google mengatakan untuk membangun data center tersebut, mereka mengeluarkan kocek sebesar 100 juta USD. Jumlah tersebut mencakup harga tanah, pembangunan, hingga peralatan-peralatan teknis. Mereka tak menjelaskan kapan data center tersebut dapat dimulai pembangunannya. Namun mereka menjanjikan jika pembangunan data center tersebut dapat segera dimulai, maka operasional gedung tersebut dapat dilakukan dalam waktu satu atau dua tahun setelahnya. Pembangunan data center ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanannya di kawasan Asia. Selain di Hong Kong, mereka juga membangun fasilitas serupa di Taiwan dan Singapura. 
( http://www.beritateknologi.com/ )