Senin, 24 Oktober 2011

BAHAYA...!!! Tatanga, Trojan Perbankan Terbaru Siap Gerayangi Rekening Anda Lewat Browser Yang Terinfeksi

Seketat dan secanggih apapun keamanan sebuah sistem, tentunya belum menjamin sistem akan terbebas dari berbagai ancaman yang mengintai. Oleh karenanya sistem yang ada harus tetap dikontrol dan diuji dari segala kemungkinan ancaman yang akan terjadi. Baru-baru ini sebuah perusahaan keamanan Spanyol, S21sec, kabarnya telah berhasil mengidentifikasi virus trojan perbankan (Banking Trojan) terbaru yang mampu menginfeksi dengan cara menyuntikan HTML ke semua browser terpopuler saat ini menggunakan rootkit untuk menyembunyikan komponen-komponen virus tersebut. Dijuluki dengan sebutan Tatanga, virus trojan perbankan ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman C++ dan terdiri dari modul-modul dengan fungsi yang berbeda-beda yang di-decrypt pada memori yang dibutuhkan. Dan seperti virus trojan perbankan lainnya, Tatanga megeksekusi serangan Man-in-the-Browser (MitB) untuk melakukan transaksi ilegal terhadap rekening para korbannya. Saat ini virus trojan jenis ini telah menyerang bank-bank yang berada di sejumlah negara eropa barat khususnya di Inggris, Jerman, Spanyol dan Portugal. Anti virus yang ada saat ini masih memiliki tingkat pendekteksian yang sangat rendah. Sebuah hasil scan virus menunjukkan hanya 9 yang bisa mendeteksi dari 43 antivirus yang

digunakan mendeteksi virus penginfeksi jahat yang melakukannya dengan nama generik. Pihak Microsoft sendiri menyebutnya dengan Trojan:Win32/Marofev.B dan untuk pertama kalinya deteksinya ditambahkan  pada tanggal 3 September 2010 yang lalu. Namun demikian, definisi yang ada telah di-update seminggu yang lalu, dan kemungkinan ke rekening untuk varian terbaru. Menurut para peneliti S21sec, virus trojan perbankan ini muncul dengan sebuah modul email permanen, salah satunya yang menangani komunikasi terenkripsi, sedangkan yang lainnya untuk menghilangkan pesaing trojan termasuk ZeuS, modul yang bisa memblokir program antivirus, menangani file konfigurasi yang terenkripsi, injektor HTML, dan patcher file yang tujuannya belum diketahui. Nama modul ModEmailGrabber dan ModMalwareRemover kemungkinan telah digunakan tahun 2008 yang lalu. Dan boleh jadi virus jenis ini merupakan hasil evolusi dari virus malware. Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa Microsoft menyebutnya dengan versi Mariofeb.B sebelum pada akhirnya ditambah dengan nama Trojan:Win32/Mariofev.A pada tanggal 7 Oktober 2008 yang lalu. Trojan beraksi dengan perintah dan server kontrol melalui tujuh situs yang ter-hardcode yang bertindak sebagai proxy, tapi enkripsi komunikasi sangat lemah. Virus Tatanga masuk ke file explorer.exe dan menyuntikan HTML ke beberapa browser populer diantaranya Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, Minefield (Firefox dev builds), Maxthoon, Netscape, Safari dan Konqueror. Fitur penting lainnya meliputi dukungan untuk windows 64 bit, teknologi anti-VM, mobile OTP phishing dan Trusteer Rapport evasion.

Senin, 17 Oktober 2011

Layanan SMS Premium yang Ditutup di Indonesia

Tidak semua SMS Premium adalah ‘pencuri pulsa’, namun BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) telah mengeluarkan surat edaran agar para operator menghentikan penawaran seluruh SMS premium. Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)  mengeluarkan perintah kepada 10 operator telekomunikasi untuk menghentikan penawaran konten melalui SMS broadcast, pop screen, atau voice broadcast sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian melalui Surat Edaran (SE) No 177/BRTI/2011 yang dikeluarkan pada Jumat (14/10).
Di dalam SE tersebut, selain berisikan sejumlah instruksi penghentian pengiriman penawaran konten, juga memuat aturan lainnya seperti operator harus melakukan deaktivasi/unregistrasi paling lambat Selasa, 18 Oktober 2011 pukul 00.00 WIB untuk semua layanan jasa pesan premium. Terkecuali, bagi layanan publik dan fasilitas jasa keuangan serta pasar modal yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ketentuan lainnya, menyediakan data rekapitulasi pulsa pengguna yang terpotong akibat layanan jasa pesan premium yang diaktifkan melalui SMS (broadcasting atau pop screen). Mengembalikan pulsa pengguna yang pernah diaktifkan dan dirugikan akibat layanan jasa pesan premium terakhir. Untuk implementasinya operator wajib melaporkan secara tertulis dan berkala kepada BRTI setiap hari Rabu yang dimulai hari Rabu, 19 Oktober 2011 sampai dengan tanggal 31 Desember 2011.  Apa alasan di balik regulasi yang cukup keras ini? Rupanya, dengan meminta operator menghentikan penawaran konten melalui SMS broadcast/pop screen/ voice broadcast serta melakukan unregistrasi semua layanan jasa pesan premium, diharapkan tidak ada lagi pulsa masyarakat yang terus tercuri. Pihak content provider sendiri masih bisa mempromosikan kegiatan usahanya tanpa harus melalui SMS broadcast/pop screen/ voice broadcast. Misalnya dengan promosi di baliho atau di media massa. Para operator sudah seharusnya mematuhi instruksi yang dikeluarkan oleh BRTI. Kalau tidak, mereka akan mendapat malu sendiri di mata masyarakat dan mungkin juga akan mendapatkan sanksi tertentu.
Source : Berbagai sumber.

Jumat, 14 Oktober 2011

Programmer Android Native Development Kit dipersembahkan oleh Google

Siapa yang tidak mengenal nama dan sebutan Google. Google sendiri merupakan salah satu perusahaan besar dunia yang saat ini terus melebarkan sayapnya khususnya di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi. Baru-baru ini saja Google telah menciptakan sebuah Native Developmnt Kit (NDK) Untuk Android versi 1.5 yang ada. NDK ini berguna untuk membantu para pengembang yang sedang menulis aplikasi berbasis platform Android. Selain itu, dengan adanya kit ini diharapkan akan dapat memberikan beberapa pengembang jalan yang lain untuk pendekatan tentang bagaimana cara membuat aplikasi yang berbasis Android dan akan mencakup hal-hal seperti kompatibilitas dengan bahasa pemrograman C dan C++. menurut informasi yang diperoleh, set tools ini bukanlah diperuntukan untuk semua aplikasi. Tetapi
melainkan akan membantu beberapa pengembang membuat sesuatu yang lebih baik tentang penggunaan pemrosesan sinyal dan pengolahan datanya. Dan yang terpenting disini, katanya apapun yang dikembangkan menggunakan NDK 1.5 ini maka akan kompatibel dengan Android 1.5 dan versi-versi berikutnya dari Android.(sumber : http://www.beritateknologi.com )