Sabtu, 05 November 2011

3 Peristiwa Terbesar Dalam Dunia IT

1. Yahoo Melewatkan Facebook
Tahukah Anda kalau Mark Zuckerberg pernah nyaris menjual hak kepemilikan Facebook kepada Yahoo? Tahun 2006, Yahoo melihat potensi Facebook cukup besar untuk dijadikan lawan MySpace. Mereka sempat menawarkan uang sebesar US$ 1 miliar kepada Mark. Namun saat akuisisi nyaris terjadi, tiba-tiba Yahoo mengalami penurunan saham sampai 22 persen. Reaksi Yahoo? Bernegosiasi menurunkan tawaran harga kepada Mark menjadi US$ 800 juta saja. Jelas dirinya menolak dan akhirnya memutuskan untuk membesarkan Facebook sendirian.
2. Xerox Alto “Dicuri” Apple
Vendor Xerox mengembangkan sebuah komputer pertama yang memakai window-based GUI. Komputer yang ada sebelumnya hanya mengandalkan teks sebagai operasionalnya. Diberi nama Alto, komputer ini sudah dilengkapi tetikus, jaringan ethernet, dan penyunting teks WSYIWYG (what you see is what you get). Namun saat diluncurkan tahun 1973, pasar konsumen PC belum terbentuk.
Akibatnya Xerox hanya mendistribusikan Alto ke beberapa universitas secara gratis. Nah, tahun 1979, Steve Jobs mengunjungi Xerox PARC, tempat pengerjaan Alto. Saat melihat komputer ini, ia langsung terinspirasi dan kemudian mengimplementasikan banyak fitur utama Alto ke dalam Lisa dan Mac, dua PC yang sedang perusahaannya kembangkan. Ternyata Mac sangat laris manis, sementara Xerox yang akhirnya mengikuti dengan memasarkan Xerox Star (berbasis teknologi Alto) sudah terlambat masuk pasar.
3.“Google” Sebelum Google
Medio 1990-an ketika perang antarmesin pencari masih berimbang antara Yahoo, Altavista, dan Lycos, ada satu yang mencuat ke permukaan. Open Text Web Index namanya. Mirip Google saat ini, Open Text dikenal karena kecepatan respon, akurasi, dan komprehensif. Tahun 1995, arsitektur Open Text bahkan dibeli Yahoo untuk diterapkan dalam mesin pencariannya.
Namun dua tahun berselang, pemilik Open Text memutuskan berpindah haluan ke sektor content management system untuk enterprise. Padahal tahun 1998, Google baru diluncurkan. Jika saja Open Text (dan Yahoo) tetap bermain di teknologi mesin pencari, mungkin saat ini merekalah yang memimpin pasar. Sayang, mereka tak menyadari besarnya industri mesin pencari pada masa seperti sekarang ini.

Facebook Buat Operating System Sendiri

 
Seorang analis industri mengatakan akhirnya Facebook akan menemukan sendiri kode dari sistem operasi yang sesuai untuk mengoptimalkan dukungan versi mobile dari situs populer tersebut.

Menurut peneliti senior ABI, Aapo Markkanen, semakin pentingnya mobile untuk Facebook menyajikan kesempatan yang baik dan tantangan strategis yang serius bagi Facebook.

Markkanen mengatakan Facebook perlu membuat sistem operasi sendiri yang cocok dan sesuai dengan keinginan dan niat awal Facebook, yakni menghubungkan seluruh orang di dunia.

Markkanen juga mencatat bahwa korelasi antara jejaring sosial dan ponsel juga dapat dilihat dari berbagai upaya baru yang digagas oleh Google dan Apple. Sebagai contoh, Google berupaya untuk membuat jejaring sosial sendiri dengan nama Google +.

Nampaknya Google sengaja merancangnya untuk mendapatkan keuntungan dari integrasi yang mendalam melalui Android. Sama halnya dengan Apple yang telah bekerja sama dengan Twitter untuk membangun layanan microblogging ke iOS 5.

Kelemahan Google+ Bocor

Steve Yegge, seorang teknisi Google, berniat untuk berbagi keluhan dan kritikannya atas Google+ kepada pegawai lainnya di Google+, namun ia tak sengaja malah mem-publish-nya ke sekitar dua ribu follower-nya.

"Satu hal yang tidak dilakukan dengan baik oleh Google untuk Google+ adalah platform. Kami tidak mengerti platform. Google+ adalah sebuah contoh utama kegagalan kami dalam memahami platform, mulai dari jajaran eksekutif Google tertinggi hingga karyawan terendah," tulis Yegge di akun Google+.

"Platform Google+ sangatlah menyedihkan dan sangat kurang dalam pengembangan API ketika diluncurkan," ungkapnya.

Setelah bocor, Yegge kemudian menulis postingan permohonan maaf.(oz)