Sabtu, 07 Januari 2012

Virus Anti Cyber Attack Sedang Dikembangkan

Serangan peretas akhir-akhir ini memang semakin menjadi-jadi, oleh karena itulah, Jepang dikabarkan sedang mengembangkan sebuah virus yang mampu melacak sumber serangan cyber, serta menetralisir programnya. Pemerintah Jepang mempercayakan proyek tersebut kepada Fujitsu dengan gelontoran dana sebesar 179 Juta Yen atau sekitar 2,3 USD. Saat ini senjata tersebut sedang dalam proses percobaan dalam lingkungan yang terbatas. Sebelumnya, Jepang telah berkali-kali terkena serangan cyber. Pada musim panas lalu komputer Jepang di kedutaan dan konsulatnya diserang, lalu setelah itu, pada bulan Oktober, parlemen Jepang juga terkena serangan cyber  yang nampaknya berakar pada email yang telah menyerang beberapa komputer milik para pembuat regulasi. Dan Pada bulan November kemarin, sistem komputer yang dijalankan oleh sekira 200 pemerintahan lokal Jepang juga mendapat serangan. Senjata cyber yang dikembangkan oleh Jepang saat ini berbentuk virus. Oleh karena itu Jepang harus membuat perubahan dalam hukum penggunaan senjata cyber, karena senjata tersebut dapat melanggar hukum negara yang melarang pembuatan virus komputer.

Tampilan Windows 8 Ketika Pertama Instal

Setelah beberapa waktu yang lalu beredar rumor tentang kebocoran tampilan build terbaru Windows 8, Hari ini, website Winunleaked.tk telah memposting sebuah tampilan dasar dari proses install untuk Windows 8. Menurut website tersebut, bocoran tampilan ini hanya satu dari sejumlah tampilan lainnya yang akan dibocorkan ke publik. Disebutkan juga versi beta kali ini hadir dengan banyak perubahan seperti UI dashboard yang baru dan lainnya. Rencananya, Microsoft akan meluncurkan Versi beta dari Windows 8 secara resmi pada akhir bulan Februari nanti. Sementara itu, Microsoft dan CEOnya Steve Ballmer akan menampilkan build terbaru dari Windows 8 dalam waktu kurang dari satu minggu.

Malware Ramnit Curi 45 Ribu Username Dan Password Facebook

Facebook ternyata masih rentan terkena virus, setelah banyaknya virus berupa link, kini sebuah program  malware bernama Ramnit kembali membuat ulah. Malware ini dilaporkan mencuri password dan username milik 45 ribu lebih pengguna Facebook. Sebagian besar pengguna Facebook yang menjadi korban adalah pengguna Facebook di Prancis dan Inggris. Tidak puas dengan hanya mencuri username dan password Facebook, Ramnit juga dikabarkan telah menginfeksi komputer Windows dan file Microsoft Office serta HTML. Diduga hacker menggunakan data rahasia yang dicurinya untuk log-in ke akun Facebook korban dan menyebar link jahat ke teman-teman Facebook korban. Parahnya, jika korban menggunakan username dan password yang sama untuk akun email, situs microbloging atau situs jejaring sosial lainnya, maka semuanya akan terkena virus.