Menyambut ajang Mobile World Congress (MWC) 2012, pekan depan, Mozilla dikabarkan tengah serius mengembangkan proyek sistem operasinya sendiri yang diberi nama Boot to Gecko (B2G). Dengan adanya B2G, sudah dapat dipastikan Mozila akan membuat aplikasi tersendiri, dengan kata lain, Mozilla akan menghadirkan Mozilla App Store atau Marketplace untuk mendistribusikan aplikasinya. Kehadiran layanan baru ini tentu saja seperti sebuah simbiosis mutualisme bagi mozilla dan pengembang sendiri, apalagi dengan mengusung tema bahwa web apps-nya mampu menghemat biaya. Perusahaan ini berharap bahwa kombinasi dari standar terbuka untuk pengembangan akan menjadi sebuah pendekatan yang menarik untuk pengembang dan Mozila.
Jumat, 24 Februari 2012
Kamis, 23 Februari 2012
Samsung S-Cloud Akan Tersedia Bulan Agustus???
Posted on 09.10 by e with No comments
Samsung dikabarkan akan mengumumkan layanan S-Cloud miliknya di bulan Agustus 2012 nanti. Layanan S-Cloud milik Samsung ini dapat dilihat sebagai langkah perlawanan strategis Samsung atas kehadiran layanan iCloud milik Apple. Dengan kepopuleran Apple iCloud, beberapa vendor lain pun berbondong bondong membuat aplikasi sejenis, sebut saja misalnya Acer Cloud milik Acer. Dikutip dari Ubergizmo, Infrastuktur Samsung S-Cloud dikembangkan oleh Samsung SDS, dan ditemukan bahwa infrastuktur yang dikembangkan oleh anak perusahaan tersebut terasa kurang dan tidak cocok untuk pasaran global. Ini berarti dibutuhkan beberapa perbaikan yang harus diselesaikan dan Samsung Media Solution Center (SMSC) ingin bergabung dengan solusi yang tersedia secara komersil untuk mengatasi masalah kestabilan. Saat ini SMSC sedang mempertimbangkan pilihan dari KT dan virtualisasi lainnya serta perusahaan-perusahaan software.
Pesawat Tanpa Awak VTOL Yotaisc X 200 Dari China Dipamerkan Di Singapore Air Show
Posted on 09.04 by e with No comments
Sains dan Technology Corporation yang berbasis di Beijing baru-baru ini telah menampilkan helikopter tak berawak vertikal take-off/landing (VTOL) UAV Yotaisc X 200 di Singapore Airshow. Direktur penjualan Yotaisc Man Yi, mengatakan pesawat rotor X200 merupakan salah satu UAV helo terbesar yang tersedia di Cina. Yotaisc sekarang memiliki tiga prototipe, dan beberapa negara asing dan perusahaan mulai melirik produk itu. Pesawat yang didesain tanpa ekor ini dapat membawa muatan 100-kilogram pada kecepatan jelajah 93 mil per jam dengan daya tahan maksimal lima jam dan ketinggian maksimum 16.400 kaki (5.000 meter ). Pesawat tanpa awak ini memiliki Kecepatan maksimum bisa mencapai 136 mil per jam. Serta memiliki sebuah sistem navigasi inersia multiredundant dan positioning untuk sistem navigasi global. Selain dimanfaatkan militer X 200 juga bisa digunakan dalam keperluan manajemen medan perang, pencarian dan penyelamatan, perintah darurat, pengintaian, dan relay komunikasi. X200 sebenarnya telah dikembangkan sejak 2010 dan akan mulai pasarkan bulan September mendatang. Perusahaan pembuatab X 200 juga berencana untuk memamerkan pesawat lagi di Cina Airshow (Zhuhai Airshow) pada bulan November.
Langganan:
Postingan (Atom)



