Google dirumorkan akan membawa Android untuk komputer desktop dan notebook. Paten yang ditemukan oleh Patently Apple itu menampilkan sebuah desktop yang memiliki kontrol mirip dengan trackpad dan magic trackpad multitouch pada Apple-MacBook. Dikutip dari BGR, Saat ini Android telah dirancang untuk perintah dan tindakan lewat sentuhan, kedepannya sistem operasi ini berkemungkinan akan diperluas untuk mendukung sarana yang berbeda. Dengan menggunakan trackpad multitouch, pengguna dapat secara langsung berinteraksi dengan elemen grafis yang terletak di lokasi pointer seolah-seolah mereka menggunakan perangkat layar sentuh. Lalu, kapan Google akan membawa Android ke desktop dan notebook? Kita tunggu saja.
Jumat, 24 Februari 2012
SanDisk Rilis Flash Memory Chip NAND 128Gb Terkecil Di Dunia
Posted on 08.19 by e with No comments
SanDisk telah membuat rekor baru dengan merilis flash memory chip NAND 128Gb terkecil di dunia saat ini. Dikutip dari Ubergizmo, Perangkat semikonduktor ini mampu menyimpan 128 milyar bit informasi di satu silikon yang hanya berukuran 170mm persegi atau sekitar 0.25 inci persegi, dimana memiliki bentuk yang lebih kecil dari uang koin. Walaupun saat ini menjadi yang tekecil di dunia, tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti akan ada lagi flash memory NAND yang lebih kecil dan memiliki kemampuan yang lebih lagi. SanDisk berhasil membuat flash memory chip NAND 128Gb dengan menggunakan teknologi proses 19 nanometer yang terkini miliknya. Tidak hanya itu, chip ini juga memiliki teknologi three-bit per cell (X3) yang membuat produk flash memory NAND ini mampu melakukan read dan write tiga bit informasi dalam setiap cell.
Mozila Akan Membuat Apps Store Atau Marketplace Sendiri
Posted on 08.17 by e with No comments
Menyambut ajang Mobile World Congress (MWC) 2012, pekan depan, Mozilla dikabarkan tengah serius mengembangkan proyek sistem operasinya sendiri yang diberi nama Boot to Gecko (B2G). Dengan adanya B2G, sudah dapat dipastikan Mozila akan membuat aplikasi tersendiri, dengan kata lain, Mozilla akan menghadirkan Mozilla App Store atau Marketplace untuk mendistribusikan aplikasinya. Kehadiran layanan baru ini tentu saja seperti sebuah simbiosis mutualisme bagi mozilla dan pengembang sendiri, apalagi dengan mengusung tema bahwa web apps-nya mampu menghemat biaya. Perusahaan ini berharap bahwa kombinasi dari standar terbuka untuk pengembangan akan menjadi sebuah pendekatan yang menarik untuk pengembang dan Mozila.
Langganan:
Komentar (Atom)



