Jumat, 09 Maret 2012

Greenpeace Klaim Layanan iCloud Tidak Ramah Lingkungan

Kelompok pemerhati lingkungan, Greenpeace mengklaim bahwa layanan iCloud milik Apple mengeksploitasi sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui yaitu batu bara.Tidak hanya itu, dengan diperkenalkannya kemampuan baru dari layanan iTunes yang kini mampu menangani konten film, akan semakin memperburuk keadaan. Analis senior Greenpeace Gary Cook mengatakan, bahwa Apple memang sangat inovatif, tapi jika Apple membeli batu bara di sumber yang sangat murah, itu tidaklah inovatif. Selama ini, Data center yang digunakan untuk layanan iCloud 60% ditenagai oleh batu bara. Greenpeace merekomendasikan Apple untuk menggunakan sumber daya yang dapat diperbaharui seperti tenaga matahari atau angin untuk mentenagai data center mereka. Apple jelas tertinggal dari Facebook, Yahoo dan Google yang telah lebih dahulu memperhatikan lingkungan.

Mobile Cloud Accelerator Dari Ericsson Dan Akamai, Membuat Page Load Internet Di Ponsel Makin Cepat

Jika anda termasuk orang yang kurang sabar jika harus menunggu page load yang lama ketika surfing di ponsel, sepertinya ini adalah berita yang menggembirakan untuk anda. Dikabarkan bahwa Ericsson dan Akamai telah mengembangkan Mobile Cloud Accelerator (MCA) yang mampu mempercepat proses page load di ponsel. Dengan menggunakan MCA waktu yang diperlukan untuk membuka halaman (page load) diklaim akan jauh lebih cepat hingga 70 persen. Aktifitas surfing di ponsel pun akan senyaman di desktop atau notebook. Mobile Cloud Accelerator adalah solusi yang unik untuk mengatasi masalah penerimaan konten mobile pada internet dan jaringan selular. Dikabarkan bahwa operator pertama yang menggunakan MCA ini adalah Telkomsel. Namun tidak menutup kemungkinan jika operator lainnya akan segera menyusul. MCA tentunya akan sangat menguntunngkan banyak pihak, baik itu pengguna ponsel ataupun operator. Pihak operator akan mampu menyediakan layanan berkualitas dengan kecepatan akses level tertinggi, sedangkan bagi pelanggan, teknologi ini tentu saja akan memberikan pengalaman baru, karena sebagian besar pengguna internet di Indonesia memanfaatkan ponsel sebagai device untuk mengakses internet.

Prosesor Intel Xeon E5-2600 untuk Data Center Resmi Diluncurkan Di Jakarta

Intel Indonesia secara resmi meluncurkan prosesor Intel Xeon E5-2600 di Jakarta pada hari kemarin (kamis 08/03/12). Prosesor Intel Xeon E5-2600 sepertinya lebih ditujukan untuk computer server dan diklaim dapat memenuhi kebutuhan data center di Indonesia yang semakin meningkat. Prosesor Intel Xeon E5-2600 telah dibekali dengan memiliki 8 inti (core), performa Xeon E5-2600 telah ditingkatkan hingga 80% dibandingkan pendahulunya, yakni Xeon 5500. Dengan Xeon E5-2600, Intel membidik semua segmen industri, mulai dari industri telekomunikasi, perbankan, manufaktur, dan lainnya. Dalam acara peluncurannya kemarin, Arya Sanjaya selaku Business Development Manager Intel Indonesia, menyatakan bahwa kalangan korporasi harus mulai mengantisipasi pertumbuhan komputasi awan dan koneksi internet dari perangkat komputer maupun mobile. Arya juga menyatakan bahwa dengan adanya peningkatan yang begitu signifikan, maka dibutuhkan sejumlah server yang melayani kebutuhan jaringan internet dan penyimpanan data.