Tampilkan postingan dengan label wisata jogja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata jogja. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Januari 2026

Kuliner Hidden Gem Yogyakarta 2026: Menelusuri Rasa yang Tersembunyi di Balik Riuh Kota



YOGYAKARTA – Bagi sebagian orang, Yogyakarta adalah Malioboro dan Tugu. Namun bagi para pemburu rasa, jiwa Jogja justru tersembunyi di gang-gang sempit, di balik kepulan asap tungku kayu, dan di tengah hamparan sawah yang hijau. Tahun 2026 ini, tren wisata kuliner bergeser dari sekadar "tempat viral" menuju "pengalaman autentik". Jika Anda bosan dengan antrean turis yang itu-itu saja, saatnya menghidupkan mesin kendaraan dan menjelajahi sisi lain Yogyakarta. Berikut adalah kurasi kuliner hidden gem Yogyakarta yang wajib Anda cicipi. 

1. Mangut Lele Mbah Marto: Diplomasi di Balik Pawon Lupakan konsep restoran mewah. Di sini, Anda akan masuk langsung ke Pawon (dapur tradisional). Aroma asap kayu bakar dan bumbu pedas mangut lele akan menyambut Anda. Makan di sini bukan sekadar mengisi perut, tapi merasakan kehangatan keluarga Jawa yang sesungguhnya. Keyword Utama: Kuliner tradisional Jogja, Mangut Lele Mbah Marto. Lokasi: Sewon, Bantul. 

2. Sego Welut Mbak体: Gurihnya Hasil Sawah Bantul Terletak di pinggiran sawah, Sego Welut (Nasi Belut) Mbak体 menawarkan tekstur belut yang sangat renyah dengan sambal yang nendang. Ini adalah destinasi favorit pesepeda pagi yang mencari sarapan dengan pemandangan golden sunrise di area Bantul. 

3. Sate Karang Pak Prapto: Legenda dari Kotagede Kotagede bukan hanya soal perak. Di sudut lapangan Karang, terdapat Sate Karang yang legendaris. Berbeda dengan sate ayam biasanya, sate sapi di sini disajikan dengan kuah bumbu tempe yang gurih dan lontong yang lembut. Sebuah perpaduan rasa yang sulit ditemukan di tempat lain. 

4. Kopi Klotok Menoreh: Pelarian Sunyi di Kulon Progo Jika Kopi Klotok di Sleman sudah terlalu padat, melipirlah ke arah Barat. Kopi Klotok Menoreh menawarkan menu serupa—sayur lodeh dan pisang goreng hangat—namun dengan latar belakang Pegunungan Menoreh yang jauh lebih tenang dan udara yang lebih segar. 

5. Mie Ayam Tumini: Sang Legenda Kuah Kental Bagi pecinta mie ayam, tempat ini adalah "haji"-nya kuliner Jogja. Ciri khasnya ada pada kuah cokelat kental yang manis-gurih dengan potongan ayam yang besar. Datanglah sebelum jam makan siang jika tidak ingin kehabisan! 

Catatan Jurnalis: "Kunci menikmati kuliner Jogja adalah kesabaran. Sebagian besar tempat ini masih menggunakan cara masak tradisional. Keaslian rasa itulah yang membuat wisatawan rela datang dari jauh." 

Mengapa Anda Harus Mengunjungi Tempat Ini di 2026? Search intent wisatawan tahun ini lebih mengarah pada Local Wisdom dan Sustainability. Mencicipi kuliner di tempat-tempat ini artinya Anda turut mendukung ekonomi masyarakat lokal secara langsung. 

 Tips Wisatawan: 
- Gunakan kendaraan roda dua untuk akses lebih mudah ke lokasi yang masuk ke dalam desa. 
- Siapkan uang tunai, karena beberapa warung legendaris belum tentu menyediakan metode QRIS.

Sabtu, 17 Januari 2026

Jogja 2026: 5 Destinasi Wisata Viral yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!


Yogyakarta tidak pernah kehabisan cara untuk membuat kita jatuh cinta. Jika sepuluh tahun lalu kita hanya bicara tentang Malioboro dan Borobudur, di tahun 2026 ini, wajah pariwisata Jogja telah bergeser ke arah tebing-tebing estetik dan pengalaman interaktif yang futuristik. Bagi kalian yang berencana liburan ke Kota Pelajar tahun ini, berikut adalah daftar destinasi yang sedang trending dan paling sering sliweran di FYP TikTok serta Reels: 

1. On The Rock (Drini Park) – "The New Luxury" di Gunungkidul Jika dulu kita ke Pantai Drini hanya untuk bermain air, sekarang ada On The Rock. Destinasi ini viral karena konsepnya yang menggabungkan kemewahan beach club dengan kegagahan tebing karang. Mengapa Viral? Kamu bisa makan siang mewah di atas batu karang besar dengan pandangan 360 derajat ke Samudera Hindia. Tips Jurnalis: Datanglah saat golden hour (jam 16.30). Cahaya matahari yang memantul di deburan ombak bawah tebing adalah momen transisi terbaik untuk konten sinematik. 

 2. Jungwok Blue Ocean – Santorini-nya Jawa Masih di pesisir selatan, Jungwok Blue Ocean membawa nuansa Yunani ke Gunungkidul. Dengan bangunan serba putih dan kubah biru yang kontras dengan langit Jogja, tempat ini menjadi pusatnya para pemburu foto estetik. Daya Tarik: Arsitektur yang sangat detail dan bersih. Area ini sering disebut "Santorini van Java". Rekomendasi: Pakai outfit berwarna cerah atau bumi (earth tone) agar terlihat menonjol di antara bangunan putih-biru. 

 3. Obelix Sea View – Sunset Paling Ikonik 2026 Berada di area Watugupit, Obelix Sea View tetap menjadi primadona. Di tahun 2026, mereka menambah area infinity pool dan wahana The Nest yang membuat kamu seolah melayang di atas laut. Highlight: Pertunjukan lampu (Light Show) di malam hari yang menyinari dinding tebing, menciptakan suasana magis yang jarang ditemukan di tempat lain. 

 4. Ibarbo Park – Aviary Raksasa & One-Stop Shopping Bergeser ke arah Sleman, Ibarbo Park menjadi viral karena memiliki salah satu aviary (kandang burung) terbesar di Indonesia. Pengalaman: Kamu tidak hanya melihat burung dari jauh, tapi bisa masuk dan berinteraksi langsung dengan ratusan burung eksotis yang terbang bebas. Ini adalah destinasi keluarga paling hits di 2026 karena menggabungkan edukasi dan hiburan. 

 5. Nawang Senja – Syahdunya Kuliner Kulon Progo Bosan dengan keramaian kota? Nawang Senja di Kulon Progo sedang naik daun sebagai hidden gem untuk mereka yang mencari ketenangan. Konsep: Menawarkan perpaduan kuliner lokal dengan pemandangan persawahan dan perbukitan Menoreh yang berkabut di pagi hari. Sangat cocok untuk healing sejenak dari hiruk-pikuk pekerjaan.

Sabtu, 06 Oktober 2018

Wisata Murah Yogyakarta Pantai Greweng Gunung Kidul

Hai para pecinta pantai, kali ini saya akan bagikan pengalaman saya dari menjelajah salah satu pantai yang keren indah di yogyakarta, pantai yang saya kunjungi bernama pantai greweng, terletak di daerah Gunung Kidul, Yogyakarta, kalau dari kota yogyakarta perjalanan menempuh 3 Jam lamanya menggunakan motor, ingat untuk menuju pantai ini kendaraan bermotor beroda 4 tidak bisa melintas karena akses menuju pantai sangat terjal dan belum beraspal masih bebatuan, masih alami, pantai greweng ini sampingan dengan pantai sedahan, pantai greweng cocok untuk berkemang bersama teman, pacar, dan komunitas pecinta alam terutama suasana pantai, ingat disini tidak ada akses listrik, akses makanan sedikit, kalau mau kamping atau berkunjung bawa bekal yang mencukupi untuk diri anda sendiri dan untuk teman-teman, keindahan pantai ini jangan ditanya lagi sangat indah alami, menikmati pantai pasir putih ditemani bunyi desiran ombak, dan angin pantai yang sepoi-sepoi, serasa hidup tanpa beban, sekian pengalaman yang saya bagikan, menurut pencita pantai gimna apakah sudah kesini? bagaimana kesannya? tolong share di komen dibawah... salam wisata murah