Jumat, 14 September 2012

Google dan Khan Academy Adakan Kontes Pencarian Guru Pendidikan Youtube

Apakah Anda adalah orang yang berdedikasi pada pendidikan? Anda juga tertarik untuk lebih membagikan ilmu kepada lebih banyak orang? Mungkin Anda bisa mencoba mengikuti kontes yang diadakan oleh Khan Academy yang bekerja sama dengan Google.
Kedua perusahaan tersebut baru saja meluncurkan sebuah kontes yang digunakan untuk mencari bintang YouTube dalam bidang pendidikan. Ajang ini pun didukung oleh beberapa situs besar yang berkecimpung dalam bidang pendidikan seperti EdX, P2PU, Skillshare, Codecademy dan Coursera.
Program pencarian bakat ini mereka sebut sebagai the Next EDU Gurus:” 10 Super Talented and Endgaging Content Creators”. Google dan Khan Academy pun akan menyediakan para peserta dukungan berupa training, promosi serta gift card senilai $1000 USD untuk keperluan peralatan produksi.
Dalam kontes ini, terdapat 10 pemenang yang akan dipilih secara langsung oleh Khan Academy dan tim edukasi dari YouTube. Sayangnya, kontes ini hanya berlaku bagi mereka yang tinggal di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia atau Selandia Baru.
(Via The Next Web)

Pemerintah Amerika Serikat Buka Cyber Security Center Bernilai 9 Juta USD

Pemerintah AS menjanjikan pendekatan yang lebih terkoordinasi untuk serangan cyber, dengan pembangunan Pusat Keamanan Cyber atau Cyber Security Center yang bernilai 9 juta USD (sekitar 90 milyar rupiah).
National Cyber Security and Communications Integration Center di Virginia utara akan mengintegrasikan US Computer Emergency Readiness Team dengan National Coordinating Center for Telecommunications.
Ternyata sistem komputer pemerintah AS telah diteliti misinya sekali sehari oleh para hacker potensial, para pelaku kejahatan dan para musuhan negara bangsa.
Sementara itu, berbicara kepada eksekutif Chamber of Commerce, senator Joe Lieberman yang menjabat sebagai head of the Senate Homeland Security and Government Affairs Committee mengatakan bahwa Amerika itu telah tertinggal dalam memerangi kejahatan komputer.
Ia menyerukan pembentukan sebuah hub pusat bagi badan federal dan perusahaan swasta untuk berbagi informasi tentang ancaman cyber.
Hub pusat tersebut akan dipimpin oleh seorang presidential cyber security csar yang akan mengawasi anggaran dan pengeluaran cybersecurity yang dilakukan oleh badan-badan federal, termasuk Departemen Pertahanan. Dan ini telah mendapat lampu hijau dari presiden Barack Obama. viaberitateknologi

Intel Perkenalkan Sebuah Vending Machine Pintar dengan Prosesor Intel Core i7 dan Layar 46 Inci

Vending Machine yang berfungsi untuk mengeluarkan sekaleng minuman mungkin terdengar biasa. Namun bagaimana jika sebuah vending machine diberi kemampuan selayaknya sebuah komputer?Hal inilah yang dilakukan oleh Intel. Mereka baru saja memperkenalkan sebuah vending machine pintar yang menggunakan prosesor Intel Core i7 dalam ajang Intel Developer Forum di San Francisco. Tak hanya itu, vending machine pintar ini juga memiliki sebuah layar sentuh berukuran besar 46 inci.
VP Intel, Dadi Perlmutter mengatakan bahwa mesin tersebut memiliki kemampuan lebih daripada sebuah vending machine biasa. Alat canggih tersebut diberi kemampuan untuk memainkan sebuah video full HD 1080p. Selain itu terdapat pula sebuah mikrofot, WiFi serta reader QR code. Tentunya vending machine ini juga memiliki slot uang dan dispenser selayaknya sebuah vending machine konvensional.
Perlmutter mengatakan bahwa alat tersebut bisa digunakan sebagai salah satu cara perusahaan untuk mendapatkan informasi demografi konsumen. Dan, alat ini pun ternyata sudah beredar dan digunakan. Perlmutter mengklaim bahwa alat ini sudah digunakan di kawasan Amerika Selatan.
(Via Venturebeat)