Jumat, 31 Agustus 2012

ZipMe, Aplikasi Online untuk Kompres File Secara Gratis tanpa Memakai Software Tambahan

Internet kini menyediakan berbagai jenis layanan. Tak heran jika Anda tak perlu menginstall banyak software dan aplikasi di komputer. Kalau komputer Anda terhubung dengan akses internet, maka Anda bisa menemukan berbagai jenis layanan aplikasi internet.Dan, kalau Anda membutuhkan untuk mengkompress atau mengekstrak sebuah file, Anda bisa memanfaatkan sebuah situs bernama ZipMe. Situs ini menyediakan layanan untuk mengkompress file ataupun mengekstrak sebuah file secara gratis.
Terdapat dua jenis layanan yang dimiliki oleh situs ZipMe ini. Layanan pertama adalah unzip atau mengekstrak sebuah file. Di sini, Anda bisa mengekstraksi sebuah file hingga berukuran 100 MB.
Layanan kedua adalah mengkompress file. Di situs ini, Anda hanya bisa menambahkan lima file maksimum yang bisa Anda masukkan dalam file kompresi tersebut. Ukuran file maksimum yang bisa dikerjakan situs ini adalah 100MB.
Sayangnya, format file yang mampu ditangani oleh situs ini sangat terbatas. Situs ini hanya mampu menghasilkan file dengan format .zip. Untuk permasalahan mengkompres file, hal ini mungkin tidak menjadi masalah. Namun, Anda tidak akan bisa mengekstrak sebuah file dengan ekstensi seperti .rar, .7z dan lain-lain.

Rabu, 29 Agustus 2012

Google: Kekalahan Samsung atas Apple tidak Berhubungan dengan OS Android

Kasus pertikaian hak paten antara Samsung dan Apple tidak hanya melibatkan dua perusahaan besar tersebut. Pertikaian tersebut pun mengikutsertakan Google sebagai pengembang dari OS Android. Tak heran jika Google pun turut memberikan pernyataan terkait keputusan pengadilan dalam pertikaian tersebut.Dalam sebuah pernyataannya, Google mengatakan bahwa OS Android tidak berhubungan dengan pertikaian tersebut. “Sebagian besar hal itu tidak berhubungan dengan core OS Android,” klaim Google. Mereka mengatakan bahwa ke depannya, pengadilan banding akan melakukan review terhadap keputusan tersebut.
Google pun mengatakan bahwa mereka akan bekerja dengan para partnernya untuk memberikan sebuah produk inovatif dengan harga yang terjangkau. Dan tentu saja, mereka tidak ingin membatasi apapun dalam hal pengembangan teknologi.
Google sendiri saat ini juga tengah bersiap untuk menghadapi Apple di pengadilan. Melalui salah satu perusahaan miliknya, yakni Motorola, Google siap melancarkan file pelanggaran hak paten kepada Apple. Dalam pengajuan tersebut, Google ingin memblokir penjualan perangkat Apple, termasuk di antaranya adalah iPhone, iPad dan komputer Mac.
(Via Venturebeat)

Apple Minta Pengadilan Blokir Penjualan Delapan Handphone Android Samsung di Amerika

Apple nampaknya masih belum berhenti untuk terus mengganggu Samsung. Setelah keputusan pengadilan yang mengharuskan Samsung untuk membayar uang sebesar 1 miliar USD kepada mereka, kini mereka meminta agar pengadilan memblokir penjualan delapan handphone Android Samsung.Apple beralasan bahwa ke delapan handphone-handphone tersebut terbukti bersalah melanggar hak paten. Berikut ini adalah daftar delapan handphone tersebut:
  • Galaxy S 4G
  • Galaxy S II AT&T
  • Galaxy S II Skyrocket
  • Galaxy S II T-Mobile
  • Galaxy S II Epic 4G
  • Galaxy S Showcase
  • Droid Charge
  • Galaxy Prevail
Sebelumnya, pihak pengadilan Korea Selatan telah memutuskan bahwa Samsung dan Apple sama-sama bersalah dalam kasus pertikaian hak paten tersebut. Akibatnya, Samsung Galaxy S II, iPhone dan iPad dilarang dijual di negara tersebut hingga ada pemberitahuan.
(Via BGR)